Sering kali ketika kita memilih suatu bank lebih didasarkan pada saran dari orang-orang terdekat, seperti orang tua atau teman-teman. Apa pun saran mereka, pastikan Anda memilih bank yang sehat sehingga tak kelimpungan saat bank tiba-tiba dilikuidasi. Jangan hanya memilih bank karena iklannya yang gencar atau hadiah menggiurkan yang ditawarkan.
Banyak nasabah sering kali tak memahami soal biaya administrasi yang diterapkan atas rekening mereka. Bank sendiri pun sering kali tak merasa perlu menginformasikan hal itu secara transparan kepada nasabah. Padahal, miliaran bahkan triliunan rupiah diraup bank hanya dari biaya administrasi. Di Australia, misalnya, ada peraturan perlindungan konsumen dari Australian Securities and Investment Commission (ASIC) mengenai peningkatan keterbukaan terhadap biaya administrasi maupun biaya transaksi melalui rekening untuk berbagai pembayaran. Di Indonesia, sayangnya, peraturan semacam itu belum ada sehingga besarnya biaya yang dikenakan oleh bank pun menjadi kebijakan dari masing-masing bank. Tak ada salahnya Anda memilih bank yang menerapkan biaya lebih ringan, baik untuk administrasi maupun berbagai transaksi.
Di era internet seperti sekarang, boleh juga Anda memilih bank yang produk tabungannya bisa diakses secara online, baik untuk sekadar mengetahui saldo terakhir maupun melakukan berbagai transaksi pembayaran. Tapi tentu saja Anda harus benar-benar yakin lebih dulu pada jaminan keamanan transaksi online yang akan Anda lakukan.
This entry was posted
on Thursday, September 27th, 2007 at 3:17 pm and is filed under Financial.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.


Leave a reply